Perayaan Halloween memang telah berlalu tapi Halloween tetaplah memberikan kesan tersendiri pada ingatan kita. Jika mendengar kata Halloween kita pasti langsung mendapat gambaran tentang pesta dimana orang-orang mengenakan kostum unik, aneh, dan seram.Perayaan ini memanglah telah menjadi perayaan yang hampir dirayakan diseluruh dunia bahkan Halloween sering diangkat menjadi tema dalam berbagai kegiatan maupun media. Lalu apa sebenarnya Halloween itu?
Pada mulanya Halloween adalah perayaan yang berkaitan dengan berkomunikasinya para penyihir, monster, setan dan roh-roh jahat.
SEJARAH HALLOWEEN
Apa yang aku lihat, yang aku dengar, yang aku baca dan yang aku pelajari. Inilah catatanku.
Tampilkan postingan dengan label Referensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Referensi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 November 2014
Senin, 25 Agustus 2014
Fakta Menarik Seputar Peristiwa Rengasdengklok & Proklamasi
Kemerdekaan Bangsa Indonesia tak bisa dilepaskan dari peristiwa bersejarah di Rengasdengklok, Karawang. Meski kala itu, pihak Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia, namun tak begitu saja direspon oleh kelompok muda. Soekarno dan Muhammad Hatta yang dianggap representasi dari kelompok tua, akhirnya didesak untuk segera melakukan
Sejarah Perlawanan Rakyat Tapanuli Terhadap Penjajahan Belanda (VOC)
Perang Tapanuli, juga dikenal sebagai Perang Batak (1878-1907), merupakan perang antara Kerajaan Batak melawan Belanda. Perang ini berlangsung selama 29 tahun.
Perlawanan rakyat Batak terhadap Belanda di daerah Tapanuli dipimpin oleh rajanya, Sisingamangaraja XII. Sisingamangaraja XII menjadi raja sejak umur 18 tahun. Waktu kecilnya bernama Patuan Bosar Ompu Pulo Batu. Ia lahir di Bakkara, Tapanuli 1849. Ia gugur tertembak pada
Sejarah Kampung Ambon di Jakarta
Anda tahu kampung Ambon? buat masyarakat Jakarta yang tinggal di sekitar Rawasari,kayu putih, pulo Mas dan rawamangun serta rawa Kerbo, dan sekitarnya nama kampong Ambon tidak asing.
Daerah kampung ambon yang sekarang ini lebih banyak di huni oleh orang sumatera khususnya suku Batak dan dikenal sekarang dengandaerah “Mardongan”, diduga dahulunya (dari beberapa sumber) adalah tempat kuburan tentara Ambon yang pro kompeni. Adapun sumber lain yang mengatakan kata kampuing Ambon atau dulunya disebut “Kumpi Ambon”, adalah tempat atau tinggalnya kuburan y
Minggu, 24 Agustus 2014
Cukilan Kamus Bahasa Sansekerta
baul : batal, urung
baut : pintar, terampil
bawa : 1 kharisma, perbawa; 2 mulai; bawa laksana : bijaksana; bawa rasa : berembug, musyawarah
bawah : bawah; bawahan : takhlukan, jajahan
bawana : dunia, alam raya
bawang : bawang putih
bawat : payung agung
Kronologi Sejarah Sunda
Kata Sunda artinya Bagus/ Baik/ Putih/ Bersih/ Cemerlang, segala sesuatu yang mengandung unsur kebaikan, orang Sunda diyakini memiliki etos/ watak/ karakter Kasundaan sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Watak / karakter Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter (pandai/ cerdas) yang sudah ada sejak jaman Salaka Nagara tahun 150 sampai ke Sumedang Larang Abad ke- 17, telah membawa kemakmuran dan kesejahteraan lebih dari 1000 tahun.
Sunda merupakan
Sunda merupakan
Kamis, 15 Mei 2014
Daftar Peraih Nobel Sastra

Penghargaan Nobel Kesusastraan Atau Nobel Prize In Literature adalah salah satu dari lima kategori yang ada dalam Penghargaan Nobel yang diadakan atas permintaan penemu dan industrialis Swedia Alfred Nobel. Penghargaan Nobel sendiri adalah suatu ajang penganugerahan kepada orang-orang yang telah memberikan
Senin, 12 Mei 2014
Esai Sastra; Meretas Bangunan Estetika Perpuisian Abdul Wachid B.S. dalam Tafsir Hermeneutika
(Artikel ini dikutip dari Jurnal Kebudayaan Islam, IBDA', Volume 3, Tahun 2005, Edisi 2, Hal. 193-215)
Meretas Bangunan Estetika Perpuisian
Abdul Wachid B.S. dalam Tafsir Hermeneutika
oleh Heru Kurniawan
Abstract: Esthetics have important role in poem, because it stand parallel with meaning, as body or container that contain meaning, idea, thought, and message. With hermeneutic interpretation, we can interpret the meaning of esthetics symbols of Abdul Wachid B.S’s poetry. From his several works, by adequate philosophic-religiosity understanding, we can find that its poem talk about transcendental love through two esthetics feature: first, based on reality awareness, and second, transcendental love which have based on love and longing to The Most Beautiful (Allah). Hence, we can obtain meaning through the real symbolism that able to brighten reader’s heart.
Keywords: poem’s esthetics, hermeneutic, symbol, profane-transcendent, feminine image.
---Pengantar
Estetika dalam karya sastra (puisi) begitu penting keberadaannya karena hakikat karya sastra merupakan karya imajinatif yang bermediakan
Esai Sastra; "KEINDAHAN YANG RUMIT DAN KEINDAHAN YANG SEDERHANA"
oleh Abdul Wachid B.S.
Ketika Gus Mus (K.H. A. Mustofa Bisri) memberi "Kata Pengantar" kepada buku sajak saya yang pertama, Rumah Cahaya (1995), beliau menulis bahwa sajak yang rumit itulah yang bagus, dan sajak-sajak Abdul Wachid B.S. itu rumit, dan karenanya bagus, penuh lambang-lambang... dst.
Tetapi, saya menerima "Kata Pengantar" itu sebagai tarbiyah untuk
Minggu, 11 Mei 2014
Kritik Sastra; Keringat Karya Jorge Amado
Oleh : Ardy Kresna Crenata
Cerpen Jorge Amado (Koran Tempo, 27 April 2014)

Cerpen Jorge Amado (Koran Tempo, 27 April 2014)
(Gambar oleh Munzir Fadly)
MEREKA menuruni tangga bersamaan. Ketika mereka sampai di pintu keluar, orang asing itu mencoba mengajaknya bercakap-cakap. Ruap napasnya yang panas menyapu wajah si wiraniaga. Malam ini udara terasa gerah dan lembap, tak ada angin berembus. Namun, si orang asing pasti sedang kedinginan karena ia terus melesakkan tangannya ke dalam saku mantel. MatanKritik Sastra; Cerpen "Sebuah Cerita Sedih, Gempa Waktu, dan Omong Kosong yang Harus Ada" karya Dea Anugrah.
Oleh : Ardy Kresna Crenata
Cerpen Koran Tempo kemarin, 4 Mei 2014: "Sebuah Cerita Sedih, Gempa Waktu, dan Omong Kosong yang Harus Ada" karya Dea Anugrah.
Kau menerima panggilan di ponselmu dan memulai percakapan dengan suara berat. Sangat berat.
“Heh, kalau kuusir dari rumah, tanggung sendiri risikonya!”
“Ya, di mana? Kamu sekarang di mana?”
Barangkali telepon itu dari istri atau kekasihmu yang kau ajak tinggal serumah. Dan saat ini jelas sedang ada masalah. Tapi sepertinya bukan soal baru. Dari caramu bicara, terasa ada kejengahan yang nyaris meledak.
“Kok nggak jawab?”
Cerpen Koran Tempo kemarin, 4 Mei 2014: "Sebuah Cerita Sedih, Gempa Waktu, dan Omong Kosong yang Harus Ada" karya Dea Anugrah.
(Gambar oleh Munzir Fadly)
“HALO, di mana?”Kau menerima panggilan di ponselmu dan memulai percakapan dengan suara berat. Sangat berat.
“Heh, kalau kuusir dari rumah, tanggung sendiri risikonya!”
“Ya, di mana? Kamu sekarang di mana?”
Barangkali telepon itu dari istri atau kekasihmu yang kau ajak tinggal serumah. Dan saat ini jelas sedang ada masalah. Tapi sepertinya bukan soal baru. Dari caramu bicara, terasa ada kejengahan yang nyaris meledak.
“Kok nggak jawab?”
Jumat, 11 April 2014
Kritik Marxist Dalam Sastra
sumber : http://horisononline.or.id/id/esai/169-kritik-marxist-dalam-sastra
Kritik Sastra Marxist dalam kesusasteraan mempunyai sejarah yang panjang.
Kritik teori Marxist ini berawal dari tiga teks besar dan terkenal. Dua
diantaranya terdapat dalam surat-surat pujian dari Engels dan ketiga terdapat
dalam esei pendek yang ditulis oleh Lenin, (Steiner 1967).
sumber : http://horisononline.or.id/id/esai/169-kritik-marxist-dalam-sastra
Kritik Sastra Marxist dalam kesusasteraan mempunyai sejarah yang panjang.
Kritik teori Marxist ini berawal dari tiga teks besar dan terkenal. Dua
diantaranya terdapat dalam surat-surat pujian dari Engels dan ketiga terdapat
dalam esei pendek yang ditulis oleh Lenin, (Steiner 1967).
Langganan:
Postingan (Atom)