Assalamu'alaikum. Arin H. Widhi

Senin, 25 Agustus 2014

GAMBIR SAWIT


Gending Kethuk 2 Kerep Minggah 4 Laras Slendro Pathet Sanga :

Sebuah Analisis Tekstual

Sebagai orang yang berlatar belakang berbeda dalam menganalisis gending-gending karawitan Jawa, sudah tentu mengalami berbagai kendala dalam mengungkap dan membedah objek yang dimaksud. Hambatan dan kendala tersebut tentunya lebih banyak mengenai penafsiran istilah-istilah karawitan Jawa itu sendiri. Walaupun istilah-istilah tersebut sudah ada dalam bentuk tulisan, namun karena kurangnya pengalaman memainkan dan “bergaul” dengan gending Jawa, tentu tulisan ini jauh dari baik. Kami berusaha mencari tahu istilah tersebut, setidaknya dapat kami mengerti dengan cara pandang kami sendiri, yang berkaitan dengan judul di atas.

Perhitungan Nama Ala Jawa


Baik-buruknya nama, menurut perhitungan Jawa (neptu), didasarkan pada susunan aksara Jawa (ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga). Setiap aksara diasumsikan memiliki nilai berbeda. Ha, da, pa, ma, masing-masing dinilai 1. Na, ta, dha, ga, nilainya 2. Ca, sa, ja, ba = 3. Ra, wa, ya, tha = 4. Ka, la, nya, nga = 5.

Kesaksian Serdadu Australia Kala Ditawan Militer Indonesia

Letnan Bruce Anderson terkejut. Dia dan anak buahnya baru tersadar bahwa mereka berada di tengah kawasan persawahan di luar batas Kota Surabaya. Mereka tersesat.

Jelang penarikan resimen, mereka melakukan patroli pengintaian di sekitar daerah perbatasan. Tampaknya hari itu bukan hari yang baik. Ketika sedang mencari jalan untuk pulang ke Kota Surabaya, mereka disergap pasukan gerilyawan yang bersenjatakan bambu runcing, golok atau kelewang.

Semua serdadu patroli itu terbunuh, kecuali Anderson yang terluka parah. Letnan

Biografi Singkat Sayuti Melik (Pengetik Naskah Proklamasi)

Sayuti Melik lahir di Kadisobo, Rejodani, Sleman Yogyakarta, 25 November 1908 dan meninggal di Jakarta, 2 Maret 1989. Ayahnya bernama Abdul Muin alias Partoprawito, sedang ibunya bernama Sumilah. Pendidikan dimulai dari Sekolah Ongko Loro (Setingkat SD) di desa Srowolan, hingga kelas IV dan diteruskan sampai mendapat ijazah di Yogyakarta.

Fakta Menarik Seputar Peristiwa Rengasdengklok & Proklamasi

Kemerdekaan Bangsa Indonesia tak bisa dilepaskan dari peristiwa bersejarah di Rengasdengklok, Karawang. Meski kala itu, pihak Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia, namun tak begitu saja direspon oleh kelompok muda. Soekarno dan Muhammad Hatta yang dianggap representasi dari kelompok tua, akhirnya didesak untuk segera melakukan